Jawaban Agama Terhadap Permasalahan Pacaran Beda Agama
Pacaran mungkin sudan kita ketahui seperti apa
wajahnya, namun bagaimana jika pacaran dengan cewek/ cowok yang beda agama nih?
Kebayang nggak jika berpacaran beda agama itu seperti
apa rasanya?
Nah dalam sebuah agama, utamanya agama Islam nih, yang dinamakan pacaran memang tidak pernah dibahas secara tersurat, tapi kalau tersirat sih hemmm mengingat muda-mudi sekarang yang seperti itu. Namun karena berbagai kekhawatiran, maka semua muslim sepakat bahwa pacaran itu dilarang oleh agama.
Nah dalam sebuah agama, utamanya agama Islam nih, yang dinamakan pacaran memang tidak pernah dibahas secara tersurat, tapi kalau tersirat sih hemmm mengingat muda-mudi sekarang yang seperti itu. Namun karena berbagai kekhawatiran, maka semua muslim sepakat bahwa pacaran itu dilarang oleh agama.
Pacaran sesama muslim saja dilarang ya…apa lagi
pacaran dengan yang beda agama, mimpi kali ye…!
Jaman sudah melampaui umurnya, melintasi yang tak
terlintas, terbang tak terlihat sayapnya dan terang melewati gelap gulita. Nah
itulah saat ini. Hemm berkenaan dengan hal pacaran dengan beda agama nih gan,
agama mempunyai jawabannya sendiri, tentu melihat hal positif dan negatif yang
akan terjadi akibat pacaran beda agama itu
Bingung kale ya….pacaran beda agama kok dijawab, wong
yang sesama muslim saja dilarang. Tak dijawab-pun sebenarnya tidak akan menjadi
masalah, namun karena agama merupakan tali dan payung umat, maka perlu juga
akhirnya untuk menjawab.
Sebenarnya, agama tidak pernah membatasi hubungan
sesama manusia, terutama mengenai hal kebaikan gan. Tapi karena beberapa
kehawatiran, maka agama perlu membatasinya, dalam hal ini adalan pacaran, beda
agama lagi. Jika anda memang mempunyai pacar beda agama, maka ini jawaban
agama.
1.
Agama melarang kamu yang berpacaran beda
agama untuk berpindah agama (ikut agama si pacar, cewek/ cowok).
2.
Menikah beda agama saja dilarang,
kecuali dengan Ahlul Kutub (ahli kitab) yakni orang-orang yang masih berpegang
teguh pada kitab Allah yang selain Al-Quran, namun kitab yang masih asli gan
maksudnya. Itupun jika yang laki-laki dari agama Islam, jika perempuan, beda
lagi gan. Nah jika demikian, maka barang tentu pacaran beda agama juga
demikian, namun jika apacar kamu bisa kamu ajak menjadi muslim/ muslimah, maka agama menjawabnya dengan toleransi. Namun
setelah itu harus kamu komitmenkan ke arah halal gan.
3.
Agama mengharuskan pada kamu agar lebih
waspada jika menjalin hubungan dengan orang yang demikian, tapi hindari yang
namanya suudhon yah.
4.
Menjalin hubungan Muamalat sebagai
kodrat dasar kemanusiaan, maka sah-sah saja gan. Namun jika si lawan jenis
adalah pacar kamu, maka jalanilah sebagai hubungan kemanusiaan.
5.
Jika pacarmu baik, dan manfaahnya luas,
maka agar lebih baik dan manfaah, ajaklah belajar bersama tentang agama tanpa
menyinggung si doi, karena hal yang demikian itu namanya juga masuk dalam
dakwah keagamaan.
6.
Pacar itukan dalam kamus besar bahasa
indonesia alias KBBI adalah hubungan antara dua jenis yang berbeda, yang tetap
dan dilandasi rasa kasih, kekasih. Hemm maka dari itu, mengasihi sesama manusia
adalah kewajiban dasar kita, bahkan agamapun juga menganjurkan demikian,
terlebih pada manusia yang mempunyai nilai kebaikan yang luar biasa. Maka dari
itu, pertimbangkan dengan sangat nilai kebaikan antara kamu dan pacar beda
agamamu, terutama bagaimana jika anda punya pasangan seagama saja.
7.
Agar kamu menjadi orang yang taat pada
agama, maka koreksilah diri sendiri atas semua hal yang kamu lakukan, terutama
pacaran beda agama yang
kamu jalin.
8.
Jika kamu tidak bisa bersama karena beda
agama diantara kamu dan pacar/ pasanganmu, maka ajaklah menjadi muslim agar
menjadi sama, kemudian jalani hari-harimu dengan kehalalan dan tanpa jarak dan
halangan.
9.
Agamamu jelas, agamanya si doi juga
jelas, maka hitung-hitunglah dengan matang tindakan apa yang harus kamu ambil
terkait pacaran beda agamamu itu. Namun yang jelas Islam mempunyai panggung
penilaian sendiri jika ingin selamat.
10.
Agama Islam adalah agama yang mempunyai
sebaik-baiknya ajaran, dan tidak pernah memandang jelek siapapun dalam hal
muamalat, namun jika berkaitan dengan Syariat apa lagi agidah, maka Islam tegas
mengaturnya. Sebagaimana larang pacaran, pacaran beda agama lagi, bahkan
tentang pernikahan beda agama. Maka dari itu, terkait problem pacaran beda
agama, agama tidak pandang bulu. Jika kamu pilih agama, maka jelas konsekuensi
dunia maupun akhiratnya, namun jika kamu memilih pacar beda agamamu pun juga
demikian.
Sesungguhnya jika kamu mau berfikir, maka kamu akan
menjadi hati-hati gan, namun jika kamu bisa mengamalkan maka kamu akan menjadi
taat dan istiqomah terhadap pertimbangan Syariat tersebut. Nah…bagaimana nih
sahabat musmus, lanjut gak pacarannya? Atau serius dibawak ke plaminan sesuai
jawaban diatas?…
Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar